Ceritanya hari ini aku lagi penuh inspirasi..haha
Temenku
devinanonano nulis soal pilihan setelah baca post'ku yang cinta vs persahabatan
Dan aku jadi terinspirasi...haha
Aku setuju banget sama kalimat,
"Penyesalan selalu datang terlambat"
Tau gak kenapa Penyesalan selalu datang setelah kita 'merasa' memilih pilihan yang salah?
Karena dari artinya sendiri aja penyesalan sudah mengandung makna sekarang. Kalau kita memikirkan mengenai hal yang sudah terjadi di masa lampau, jelas aja kita bakal mendapatkan hasil penyesalan yang datang lebih lambat daripada perbuatan kita.
Jadi.. Penyesalan memang kata yang dirancang tidak bisa dipakai dalam kalimat "Penyesalan datang lebih dulu"
Kalau datang sebelum pilihan namanya
KESADARAN...gak akan ganti jadi penyesalan juga.
Yang menurutku lebih baik adalah tidak pernah
MENYESAL. Kenapa? Karena kalau menurutku memilih gak akan pernah jadi tindakan yang salah.
Tidak memilih pun gak pernah salah.
Kita bahas dulu soal memilih.
Saat memilih kita seringkali dibingungkan oleh terlalu banyaknya pilihan yang ada didepan mata atau justru tidak adanya pilihan lain di depan mata.
Hmm... Semua pilihan selalu ada baik-buruknya. Selalu ada untung-ruginya. Tapi gak cuma aspek itu yang harus dipikirin sebelum memilih. Yang menurutku paling utama adalah penilaian pribadiku untuk pilihan-pilihan itu. Mana yang paling aku sukai. Jelas langsung coret lah pilihan yang aku gak suka.
Oke terkadang apa yang kita suka bukan yang paling baik, bukan yang paling menguntungkan. Bukan yang paling sempurna. Tapi setidaknya kalau kita sudah menyukai apa yang kita pilih kita bisa
MENGHIDUPI PILIHAN ITU.
Karena menurutku yang
PALING PENTING setelah menjatuhkan pilihan adalah menghidupinya. Menghidupi di sini sama dengan menjalani maksudku -cuma kata menghidupi lebih kedengeran keren aja...haha-. Pilihan yang tidak dihidupi itu jelas tidak perlu dipilih. Tapi yang perlu diingat, menghidupi pilihan itu selalu bisa dilakukan asal kita membuka diri. Gak ada yang gak bisa dijalani, gak ada yang gak bisa dilalui. Kalau sulit mungkin ada. Manusia itu makhluk yang paling mudah beradaptasi kan.
Kita saja yang seringkali membatasi semuanya dengan kata tidak bisa, padahal sesungguhnya kita hanya tidak ingin membuka diri untuk menjalaninya.
Well, itu juga termasuk pilihan.
Intinya gak ada pilihan yang salah. Gak enak mungkin iya, tapi memilih yang gak enak kan juga pilihan. Gak enak bukan berarti salah.
Lalu masalah tidak memilih. Kenapa tidak memilih juga suatu hal yang tidak salah?
Terkadang ketika semua pilihan menyakitkan maka tidak memilih adalah pilihan yang paling menyenangkan. Hmm..tapi ada baiknya kalau kamu membiarkan orang yang paling kamu percaya untuk memilihkannya untukmu. Aku pribadi sih biasanya mama. Soalnya kita udah sering denger kan kalau 'hidup ini adalah pilihan'. Jadi kita gak akan bisa hidup tanpa terus memilih. Intinya biarkan seseorang yang paling bijaksana dan paling kamu percaya untuk menggantikanmu memilih, lalu hidupi pilihan itu sebagai pilihanmu, karena ingat sekali lagi bahwa kamu sudah memilih untuk tidak memilih. Dan selalu ingat juga kalau
pilihan manapun tidak pernah salah.
Kalau yang paling penting dari memilih adalah menghidupi pilihan. Maka yang paling tidak boleh dilakukan adalah
MENYESALI PILIHAN. Penyesalan itu hasil buah pikiran kita sendiri kok. Mungkin karena capek menghadapi konsekuensi dari pilihan kita, kita jadi memikirkan soal penyesalan. Padahal kalau gak di pikirin juga gak akan dateng tuh yang namanya Penyesalan. Seharusnya kalimat yang benar adalah 'Penyesalan tidak boleh datang sama sekali!'. Memang sih, dasarnya manusia itu mikirnya negative melulu. Tapi kita bisa kok membendung semua pikiran negatif kalau memang kita mau. Sekali lagi ini pilihan.
Menurutku orang yang paling bodoh adalah orang yang sudah memilih namun tidak berusaha mencintai pilihannya hingga akhirnya meninggalkannya.
Padahal selain kesulitan pilihan pasti memberikan hasil di akhirnya. Buat apa kita sudah menjalani banyak kesulitan tapi meninggalkan prosesnya begitu saja tanpa pernah mendapat hasilnya?? Bodoh kan? Sekali lagi menjadi orang bodoh atau tetap menjalani pilihan adalah pilihan masing-masing.
See?? Hidup ini memang penuh dengan pilihan^^
-itung aja kata pilihan di post ini aja dah banyak banget..haha-
Semoga kalian bisa segera menentukan pilihan. Belum tentu pilihan itu muncul lagi di depan mata kita.
Ayo!
Label: kotoba
Posting Komentar