'setiap orang bebas menentukan benar dan salahnya sendiri'
tapi ada temenku yang dengan 'pintar' bertanya balik, 'berarti aku bisa bebas ngasih nilai 100 buat jawaban UNku tadi dong?'
-ini bukan masalah aku takut soal UN sih, cuma pas aja komentar temenku soal UN-
Masalah utamanya adalah :
tiap orang bebas menentukan benar dan salahnya sendiri, terus kenapa gak seluruh hidupku jadi benar sepeti pikiranku, kenapa banyak orang boleh menilai benar dan salahnya atas hidupku juga?
Beberapa kali aku mikirin masalah ini
Kebetulan aku lagi bermasalah tentang benar dan salah
Tentang memilih yang paling benar untuk hidupku tepatnya
Aku juga sempat merasa kalau kalimat di atas salah
Tapi ternyata aku yang salah kok
Sebenernya aku udah memilih sejak lama
Lebih tepatnya mengimpi-impikan
Tadinya semesta mendukung, mamah-papah oke, temen-temen baikku oke, orang-orang yang aku ajak tukar pikiran semuanya ndukung
Tapi bagian ter-SHIMATTA-nya adalah mereka berubah pikiran di detik-detik terakhir
Tepatnya pada SAAT INI
Mereka tiba-tiba memutuskan hal yang jauh berbeda dari yang aku anggap benar
Huaaahhhhhhhhhhhh....
Rasanya kesel.marah.jengkel.emosi.
Tapi justru kalimat di atas yang akhirnya juga bikin aku menenangkan diri lagi
Karena aku ingat kalau tiap orang bebas menentukan benar dan salahnya sendiri
Dan toh ini hidupku, yang aku pilih tentu aja yang benar menurut aku kan
Orang lain bebas menilai, tapi aku yang milih
Akhirnya aku tetap memilih
YANG BENAR MENURUT AKU
Walaupun gak ada orang lain yang sepikiran,
gak ada yang dukung
Biarin lah...
Bukan buat nunjukin ke mereka yang gak percaya sama aku juga sih -kalo gitu namane dendam dong-
tapi cuma buat memperjuangkan apa yang benar menurut aku
Semoga bisa...
Walaupun berjuang sendirian itu
SUSAH BANGET.
Tapi gak apa lah..
Toh
aku ada di jalan yang benar^^
-menurutku-
Label: ikiru
Posting Komentar